Oxford United mendapatkan hukuman larangan transfer dari EFL.© MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM
BOLASPORT.COM – Oxford United mendapatkan hukuman larangan pendaftaran pemain oleh operator Liga Inggris untuk sementara.
Kabar buruk datang untuk klub Liga Inggris yang dimiliki orang Indonesia, Oxford United.
Oxford merupakan klub kasta ketiga yang dimiliki Ketum PSSI dan Menpora RI, Erick Thohir.
Musim lalu, tim berjuluk The U’s terdegradasi dari kasta kedua Championship ke kasta ketiga League One.
Selepas degradasi, Erick melakukan perombakan besar dengan mengganti sosok yang menduduki chairman.
Chairman Grant Ferguson didepak dengan digantikan sosok asal Serbia, Dusan Bogdanovic.
Bogdanovic sebelumnya dikenal sebagai agen pemain yang sering membawa pemain Indonesia ke luar negeri.
Bogdanovic juga tercantum sebagai direktur akademi sepak bola milik Prabowo Subianto, Garudayaksa Football Academy.
Kini duet Erick dan Bogdanovic di Oxford menghadapi tantangan berat, yaitu regulasi ketat operator liga, English Football League (EFL).
Baca Juga: Kiper Abroad Timnas Indonesia Emil Audero Pamit, ke Mana?
Pada Kamis (9/7/2026), pihak Oxford United mengumumkan baru saja menerima hukuman dari EFL, I.League-nya Liga Inggris.
“Oxford United dapat mengkonfirmasi bahwa, lantaran kami tidak patuh terhadap aturan EFL Salary Management Protocol (SCMP),” demikian rilis klub di laman resmi.
“Klub ini telah dikenai embargo sementara yang melarang pendaftaran pemain baru.”
Protokol tersebut mengatur batasan penghasilan klub dan gelontoran dana pemilik yang dapat digunakan untuk biaya belanja dan gaji pemain.
“Setelah terdegradasi dari Championship, dengan aturan yang berubah, klub sedang bekerja untuk menyesuaikan posisi finansial untuk mematuhi aturan di League One,” demikian rilis klub.
“Klub akan patuh dan dalam posisi kuat menjelang bursa transfer Januari.”
Pernyataan terakhir tersebut mengindikasikan larangan pendaftaran pemain itu hanya berlaku pada bursa transfer awal musim atau musim panas ini.
Dengan demikian, pelatih baru Aaron Ramsey harus bekerja dengan skuad ada tanpa penambahan pemain baru.
Skuad saat ini masih memiliki sejumlah pemain top seperti Cameron Brannagan, Brian de Keersmaecker, Siriki Dembele, hingga Stanley Mills.
Pihak Oxford telah melepas beberapa pemain untuk mengurangi pos anggaran, seperti Nik Prelec dan pemain Timnas Indonesia Ole Romeny.
Ole Romeny dilepas dengan skema pinjaman ke klub Eredivisie Fortuna Sittard.
Hukuman Oxford di atas secara praktik sama dengan yang menimpa klub Indonesia yang tercantum dalam FIFA Registration Ban.
Bedanya, hukuman untuk klub Indonesia dijatuhkan oleh FIFA dan berlangsung selama beberapa periode bursa transfer.
Hanya saja, klub Indonesia tetap berbelanja pemain meski mereka tak bisa mendaftarkan pemain baru itu di kompetisi resmi.
Baca Juga: Daftar Juara Piramida Sepak Bola Indonesia Musim 2025/26, Dari Persib Bandung hingga Pasuruan United